MUSABAQAH SMKIT: Teladan dari “Sang Daeng”

Keterangan foto: Syahrul Khan (kanan) mendapat hadiah dari Ustadz Rofqy Reza, musyrif tahfidz SMKIT Ibka Jember.

 

SMK Islam Terpadu (SMKIT) Ibnu Katsir (Ibka) Jember baru saja menggelar Musabaqah Hifdzil Quran internal. Dari kegiatan tersebut, ada satu kejutan dari seorang “daeng” alias seorang siswa dari Makassar, Sulawesi Selatan.

Hasil dari musabaqah itu telah diumumkan kepada semua siswa di Masjid Quran Rembangan Jalan Wisata Rembangan Km 7 Arjasa. Pengumuman itu diikuti semua siswa dan musyrif tahfidz.

Hasilnya, juara 1 diraih Barik dengan nilai 92. Disusul peringkat ke-2 Raihan Basyar dengan nilai 90 dan juara ke-3 Syahrul Khan dengan nilai 77. “Yang menarik sebenarnya capaian ananda Syahrul Khan. Dia sangat menginsipirasi,” ujar Ustadz Farchan, kepala SMKIT Ibka Jember.

Dia menjelaskan, Syahrul datang dari Makassar dengan kemampuan membaca Alquran kurang baik. Bekal hafalan Alquran pun belum ada. “Tetapi, ketekunan dan kegigihannya untuk belajar membuat capaiannya luar biasa, bisa mengalahkan teman-temannya dan kakak kelasnya,” ungkapnya.

Dari laporan para musyrif, lanjut dia, Syahrul benar-benar melaksanakan semua arahan musyrif untuk mengejar ketertinggalannya itu. Semangatnya untuk belajar dan mengulang-ulang hafalannya membuat Syahrul bisa mengalahkan teman-temannya sekelas dan beberapa kakak kelasnya.

“Sebenarnya ini pesan yang baik untuk anak-anak kami. Berapa pun banyak bekal bacaan atau hafalan, kalau tidak terus diasah dan diulang-ulang tidak akan berkembang. Semoga ini memicu semangat anak-anak untuk terus giat belajar,” harap Ustadz Farchan. (*)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *